Dua Angkutan Umum di Pringsewu Tak Laik Jalan, Sopir Juga Ditemukan Darah Tinggi

  • Whatsapp

PRINGSEWU – Kondisi kendaraan dan kesehatan sopir angkutan umum menjadi perhatian Satlantas Polres Pringsewu. Dalam pemeriksaan gabungan bersama Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja, petugas menemukan dua dari tujuh kendaraan yang diperiksa tidak laik jalan. Bahkan, seorang sopir diketahui memiliki tekanan darah dan kadar gula darah tinggi.

Pemeriksaan atau ramp check tersebut digelar di halaman parkir RM Trans 1, Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Operasi Patuh sekaligus memastikan angkutan umum yang beroperasi benar-benar aman bagi penumpang.

Bacaan Lainnya

Dari tujuh kendaraan yang diperiksa, lima di antaranya dinyatakan laik jalan. Sementara dua kendaraan lainnya ditemukan memiliki sejumlah masalah teknis, mulai dari wiper rusak, kondisi ban yang tidak laik pakai, hingga lampu penunjuk arah yang tidak berfungsi.

Tak hanya itu, kedua kendaraan tersebut juga tidak dapat menunjukkan surat bukti lulus uji berkala yang masih berlaku.

Pemeriksaan juga menyasar kondisi kesehatan pengemudi. Dari tujuh sopir yang menjalani pemeriksaan kesehatan, petugas menemukan satu orang dengan kondisi tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, serta asam urat tinggi.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, IPTU Adi Wibowo, mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi memenuhi standar keselamatan. Menurutnya, keselamatan penumpang tidak hanya bergantung pada keterampilan sopir, tetapi juga kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudinya.

“Jangan sampai kendaraan yang digunakan mengangkut barang maupun masyarakat ternyata kondisinya tidak layak jalan. Begitu juga pengemudinya, harus dipastikan dalam kondisi sehat. Karena ini menyangkut keselamatan banyak orang,” kata Iptu Adi dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra.

Ia menjelaskan, melalui pemeriksaan terpadu ini, petugas ingin mengingatkan para pemilik maupun pengemudi angkutan umum agar tidak mengabaikan perawatan kendaraan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Temuan seperti ban yang sudah tidak layak, wiper rusak, atau lampu sein yang tidak berfungsi memang terlihat sederhana. Tetapi kalau dibiarkan, hal-hal seperti ini bisa berisiko menimbulkan kecelakaan di jalan,” ujarnya.

Adi menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui Operasi Patuh. Operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan dan edukasi kepada pengguna jalan.

“Kami berharap para pengusaha angkutan umum rutin mengecek kondisi armadanya, melengkapi administrasi kendaraan, dan memastikan sopirnya sehat sebelum beroperasi. Jangan menunggu terjadi kecelakaan baru melakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Pringsewu bersama instansi terkait berharap angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pringsewu semakin tertib, aman, dan nyaman. Sebab, memastikan keselamatan penumpang harus dimulai bahkan sebelum kendaraan meninggalkan tempat keberangkatan.(*)

Loading

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *